Cangkang Siput Mata Bulan dan harganya juga mahal.
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ambon membudidayakan dua jenis siput laut yang dianggap langka dan mulai jarang ditemukan di Maluku, yakni siput mata bulan dan lola.
Seorang peneliti LIPI Ambon Abdul Wahab Radjab di Ambon, Jumat membenarkan pihaknya sedang mengembangbiakkan siput mata bulan (Turbo Marmoratus) dan lola (Trochus niloticus) untuk pemulihan populasinya karena dianggap sudah sangat langka di Maluku.
Kedua biota laut ini dibudidayakan untuk dilepas kembali ke habitat asalnya yakni Desa Sirisori, Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah serta di Desa Morela, Kecamatan Leihitu, pulau Ambon agar tidak punah.
“Kami membudidayakan siput mata bulan dan lola untuk pemulihan agar populasinya di Maluku tidak punah, karena kedua siput ini sudah sangat langka,” katanya.
Radjab mengatakan budidaya siput mata bulan dan lola membutuhkan ketelatenan dan perhatian serius, karena diperlukan waktu selama satu hingga dua tahun baru bisa mendapatkan hasilnya.
Untuk itu kualitas habitatnya harus dijaga terutama terhadap cukupnya sinar matahari, kesuburan air laut, unsur hara serta plankton sebagai makanannya harus diperhatikan dengan baik.
“Butuh kesabaran untuk membudidayakan siput mata bulan dan lola karena hasilnya baru bisa didapat setelah satu atau dua tahun,” katanya.
Menurut dia, langkanya kedua hewan laut ini karena memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi di pasaran, sehingga sering diburu warga masyarakat secara liar untuk dijadikan souvenir dan perhiasan.
Untuk pasaran Maluku, harga cangkang siput mata bulan bervariasi antara Rp 250.000 hingga Rp 400.000 per kg.
Sedangkan harga sekilo cangkang siput lola berkisar Rp 45.000 hingga Rp 80.000. “Harganya sangat mahal makanya sering diburu masyarakat secara liar. Samakin bagus cangkangnya semakin mahal harganya di pasaran,” katanya.
Radjab menambahkan, mutu cangkang siput mata bulan dan lola dapat dilihat dari bagian dalamnya yang mengkilap dan bagian ini yang diambil untuk diolah menjadi souvenir dan perhiasan.
“Menurut pedagang cangkang siput mata bulan dan lola yang bermutu dapat dilihat dari bagian dalam cangkang yang mengkilap. Semakin mengkilap, maka semakin tinggi harganya,” tandasnya.
sumber:
Komopas.com
